Sabtu, 04 Juni 2011

Petualanganiska 2

Lalu mereka ada, teman teman baru yang mulai mengisi waktu kosong. Teringat waktu mereka mengajari berenang..mereka kuanggap sebagai instruktur yg kejam, melemparkan ke dalam air tanpa bantuan pelampung, disaat mulai tenggelam barulah menarikku keluar dari air. Ada untungnya juga, setelah kejadian itu aku langsung berani meloncat ke air.

Aku menarik kesimpulan dari kejadian itu bahwa bila kita ingin mampu .. maka cobalah dan beranilah! tanpa mencoba dan berani..kita tidak akan pernah mengetahui apa apa dan bisa melakukan sesuatu. Ini sudah bisa dibuktikan sekarang, yaitu dalam bekerja dibidang instrument pengendalian aku selalu berani mengambil keputusan pada pekerjaan penting dan kritikal tapi tetap dengan perhitungan mengingat akibat yang ditimbulkannya apabila terjadi kegagalan.


SMP, sudah mulai sering mengikuti rapat RT...hahahaha, inget betul sering diolok bapak bapak RT setempat, mereka bilang bisa "pecah bulu"...aku tanya temanku apa artinya itu? mereka bilang artinya terlalu cepat dewasa nggak punya masa kanak kanak. Ooo itukah maksudnya hehe tapi cuek aja ahhh...aku punya masa kanak kanak koq...dilahirkan, tumbuh dan besar, tidak langsung dicetak utk jadi dewasa.

 Aku sangat terbiasa dengan orang banyak disekitarku. Dulu kami tinggal dirumah paman yang kecil tapi diisi oleh sekitar 17 orang. Bisa dibayangkan bagaimana sempitnya kalau malam saat semuanya sudah pulang untuk berisitrahat, dimana mana ada orang. Dengan orang banyak disekitarku membuat aku bisa belajar berbagi, membantu, kompak dan bersatu menyelesaikan permasalahan yang rumit serta bisa saling bertukar pengalaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar